Kemdikbud Bahas Guru PAUD Tak Dapat Honor Saat Pandemi Corona

174
0
Selama masa belajar dari rumah akibat pandemi virus corona atau Covid-19, para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak mendapatkan honor. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta – Selama masa belajar dari rumah akibat pandemi virus corona (Covid-19), para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak mendapatkan honor. Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) masih mempertimbangkan pemberian honor kepada mereka.

Direktur Direktorat Pembinaan Guru Dan Tenaga Kependidikan (PGTK) PAUD dan Dikmas Kemdikbud, Abdoellah menyatakan pihaknya saat ini tengah membahas hal itu dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) PAUD dan Dikdasmen sebagai pemilik kewenangan.

“Kami Ditjen GTK memang sedang membahas perihal tersebut, yang nantinya akan direkomendasikan kepada Pusat Pelayanan Pembiayaan Pendidikan,” kata Abdoellah lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (8/4).

Ia menuturkan, pembahasan itu dilakukan agar honor untuk guru PAUD bisa dibayarkan melalui dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD. Pasalnya, kata Abdoellah, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan juga tidak bisa mengalokasikan anggaran jika tidak memiliki los anggaran yang jelas.

Selain itu, Abdoellah menjelaskan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 13 Tahun 2020 yang mengatur petunjuk teknis penggunaan dana BOP PAUD pun tidak tertera aturan yang mengizinkan dana dipakai untuk honor guru.

Peraturan itu hanya mengizinkan pembiayaan kepada para guru yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang dananya dikeluarkan dari Bantuan Operasional Pendidikan (BOS).

“Pada Permendikbud (Nomor 13 Tahun 2020 hanya) bagi guru yang punya NUPTK dapat dari BOS, sedangkan untuk guru PAUD nanti saya bicarakan dengan Ditjen PAUD apa bisa diambilkan dari BOP PAUD,” katanya.

Kebijakan pemerintah agar sekolah mulai tingkat dasar hingga menengah menerapkan belajar dari rumah, membuat para guru di tingkat usia dini (PAUD) terpaksa berhenti mengajar. Para guru PAUD yang berstatus honorer walhasil terpaksa tak lagi menerima honor mengajar.

Apalagi, Kemdikbud belakangan meminta agar para guru PAUD tak memberikan tugas kepada muridnya. Guru hanya boleh memberikan instruksi bermain di rumah dan orang tua diminta mengawasi.

Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Netti Herawati mendorong agar pemerintah memberikan bantuan kepada guru yang tak berpenghasilan. Misalnya dengan mengizinkan penggunaan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD untuk honor guru.

Sumber Berita : cnnindonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here