Bunda PAUD Provinsi Sampaikan Masalah Stunting dalam Pembukaan Musyawarah Wilayah Himpaudi Jatim

487
0
Bunda PAUD Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin membuka Musyawarah Wilayah Himpaudi Jatim. Foto-Dok.Himpaudi Jatim

SURABAYA — Musyawarah Wilayah Himpunan pendidik dan tenaga kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Jawa Timur digelar mulai hari ini, Kamis (25/04/2019) di WHIZ Residence Darmo Harapan Surabaya.

Hadir dalam pembukaan musyawarah wilayah ini ada Bunda PAUD Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin dan juga Ketua Umum Pengurus Pusat Himpaudi, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati. M.Si.

Arumi Bachsin yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur ini membuka Musyawarah Wilayah Himpaudi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, istri dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. ini menyinggung peran pentingnya Guru PAUD dalam masalah stunting pada anak.

Ia menguraikan bahwasanya 1000 hari pertama kehidupan merupakan masa di mana perhatian terkait gizi harus diberikan secara penuh, karena stunting biasanya baru bisa dinyatakan oleh dokter saat anak berusia 2 tahun ke atas.

“Stunting adalah masalah yang panjang, seperti mata rantai yang tidak putus-putus. Di setiap perkembangan usia anak, semua lini harus bisa bekerjasama dalam mengatasi stunting ini,” ujar Arumi.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan bahwa Guru PAUD punya peran yang strategis terkait interfensi stunting ini, karena yang mengajarkan sejak dini, masa golden age, membentuk karakter, membentuk mindset, dan memberikan pengertian makanan beserta manfaatnya kepada anak.

Muswil Himpaudi Jawa Timur diselenggarakan selama dua hari, 25 s/d 26 April 2019 dengan agenda utama penyampaian laporan pertanggungjawaban kinerja pengurus wilayah masa bakti 2015-2019, perumusan dan penetapan rincian program kerja untuk periode selanjutnya, serta perumusan rekomendasi internal dan eksternal, termasuk pula pemilihan ketua periode selanjutnya. (cs)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here